Agenda rapat ini dilaksanakan di luar kantor pemerintahan formal sebagai bagian dari upaya Presiden untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga. Menurut Seskab Teddy, rangkaian pertemuan ini mencakup isu pendidikan tinggi, geopolitik, sekaligus kesiapan nasional menjelang momentum besar seperti Hari Raya Idulfitri.
Banyak kelompok politik dan agama domestik menilai keikutsertaan Indonesia dapat melemahkan posisi Jakarta dalam mendukung Palestina.