Namanya kian dikenal saat dipercaya menjadi ajudan Presiden Soeharto pada 1974. Kedekatannya dengan Presiden kala itu membuat kariernya melesat, termasuk ketika ia dipercaya memimpin sejumlah komando daerah militer strategis.
Kabar wafatnya Try Sutrisno dengan cepat menyebar dan menimbulkan duka mendalam, terutama di kalangan TNI, purnawirawan, serta para tokoh nasional.