Ketua KADIN Kalimantan Timur periode 2025–2030, Putri Ananda Nur Ramadhani, menyatakan komitmennya untuk mendorong dunia usaha daerah agar tumbuh inklusif dan berdaya saing. Komitmen tersebut menjadi krusial, mengingat pembangunan IKN membutuhkan ekosistem bisnis yang tidak hanya besar, tetapi juga sehat dan merata.