Menurut Andina, serangan militer yang dilancarkan kedua negara telah memicu kecaman internasional dan meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan tersebut.
“Keselamatan WNI menjadi prioritas utama. Kami terus memantau situasi secara menyeluruh, melakukan asesmen kondisi riil di lapangan, dan menyiapkan langkah penanganan jika diperlukan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri.