Kemendidaksmen - Beasiswa Talenta Indonesia” Digulirkan: Kolaborasi Ekosistem Jadi Kunci Talenta Lanjut S1/D4
Beasiswa Talenta Indonesia” Digulirkan: Kolaborasi Ekosistem Jadi Kunci Talenta Lanjut S1/D4
Sasaran penerima BTI dipatok untuk murid berprestasi pada ajang talenta nasional dan internasional yang diselenggarakan atau difasilitasi Puspresnas pada tahun 2024 dan 2025.
Kemendikdasmen menegaskan BTI mengedepankan prinsip akuntabilitas, selektivitas, dan keberlanjutan untuk menjaga kualitas penerima.
Seleksi disebut penting agar Dana Abadi Pendidikan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan strategis nasional, bukan sekadar terserap tanpa arah kontribusi.
Dalam narasi Kemendikdasmen, BTI juga dimaknai sebagai “jalur afirmatif” bagi talenta unggul untuk melanjutkan studi, sekaligus menegaskan komitmen kontribusi pascastudi bagi Indonesia.
Mariman merangkum esensi manajemen talenta: mengidentifikasi, mengembangkan, memfasilitasi, dan “mengikat” talenta unggul agar tetap berkontribusi bagi tanah air.
Menjelang penutup, Kemendikdasmen mengajak seluruh pihak menjadikan BTI sebagai gerakan bersama—bukan hanya program pusat, melainkan program nasional yang ditopang pemangku kepentingan pendidikan.
Pesan yang ditekankan: jangan sampai ada talenta unggul terlewat hanya karena kurang informasi atau minim pendampingan di level daerah dan sekolah.
Karena itu, Kemendikdasmen mendorong sistem yang proaktif, kolaboratif, dan responsif agar jalur talenta benar-benar bekerja dari hulu (identifikasi) hingga hilir (lanjut studi dan kontribusi).
Dorongan ini sejalan dengan arah kebijakan Manajemen Talenta Murid yang ditegaskan Kemendikdasmen sebagai upaya memastikan setiap murid punya kesempatan yang sama berkembang sesuai potensi terbaiknya.
Kemendikdasmen menyebut Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 menjadi tonggak pengelolaan talenta murid yang lebih terencana, terstruktur, dan berkelanjutan—serta menempatkan manajemen talenta sebagai agenda strategis nasional.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.