Buka Mafia BBM di Lembata, Monopoli Barcode Hingga Dugaan Peran Petugas SPBU Terungkap

Dokumen Prokompim Setda Lembata. - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq saat memimpin Rapat Koordinasi Penyaluran BBM Bersubsidi. Senin,(29/6/2026).

Wakil Bupati Muhammad Nasir menilai berbagai penyimpangan tersebut terjadi karena lemahnya pengawasan dan tidak adanya tindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran.

"BBM subsidi hari ini sudah dijadikan ladang bisnis oleh oknum tertentu. Ketika ditemukan penyimpangan, kita sering kali tidak menindaklanjuti secara serius. Akibatnya, pelaku yang sama terus mengulangi perbuatannya," tegas Nasir.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Menurutnya, setiap temuan harus ditelusuri hingga tuntas dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum akan melakukan operasi gabungan untuk memverifikasi seluruh penerima barcode BBM subsidi, khususnya para nelayan yang berhak menerima subsidi.

Wabup Nasir menjelaskan, Kabupaten Lembata memiliki lebih dari 1.100 nelayan yang menjadi sasaran pelayanan BBM subsidi. Namun, dari jumlah tersebut baru sekitar 900 nelayan yang telah masuk dalam proses verifikasi administrasi, sementara yang telah memiliki barcode resmi dari Pertamina baru berkisar 300 nelayan.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement