Setneg - Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi
Indonesia–India Perkuat Kemitraan Digital & AI: Dampaknya buat Startup, Talenta, dan Kedaulatan Data
Pilar DPI mendorong diskusi adaptasi identitas digital ala Aadhaar untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan, termasuk arah GovTech yang memudahkan koordinasi lintas lembaga lewat platform digital.
Buat startup, DPI adalah “rel” (rail) yang membuka pasar: integrator layanan publik, e-KYC/identitas, verifikasi, tanda tangan digital, antifraud, hingga analytics untuk layanan sosial—selama bisa memenuhi syarat keamanan, privasi, dan interoperabilitas.
Di sektor kesehatan digital, Indonesia juga membahas benchmarking platform telemedisin India seperti eSanjeevani—ini sinyal bahwa pilot lintas negara (misalnya rujukan layanan, standar rekam medis, atau model triase) bisa jadi agenda berikutnya.
Sementara untuk geospasial, India punya ekosistem BISAG-N yang bergerak di geo-informatics dan geo-spatial technology—ruang kolaborasi yang cocok untuk logistik, perencanaan infrastruktur, kebencanaan, dan smart city.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.