Setneg - Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi
Indonesia–India Perkuat Kemitraan Digital & AI: Dampaknya buat Startup, Talenta, dan Kedaulatan Data
Efek turunan yang menarik buat industri digital adalah potensi konektivitas pembayaran: Bank Indonesia menyebut diskusi intens dengan India untuk QRIS lintas negara, sebagai bagian target perluasan QRIS ke beberapa negara pada 2026.
Kalau jalur pembayaran Indonesia–India makin matang, startup travel, POS, merchant enablement, serta solusi cross-border untuk UMKM (invoice, pajak, reconciliation, antifraud) bisa mendapat “pasar instan” tanpa harus membangun rel dari nol.
Pilar semikonduktor juga tidak kalah strategis: Indonesia punya mineral kritis yang dibutuhkan untuk ambisi industri chip, sementara India menawarkan kemitraan transfer keterampilan dan teknologi dari ekosistem desain chip-nya yang besar.
Bagi pelaku lokal, ini membuka peluang di rantai nilai yang realistis: desain (chip design services), EDA tooling ecosystem, embedded software, packaging–testing, sampai pelatihan talenta elektro/komputasi—terutama bila ada skema co-development dan akses fasilitas desain.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.