Mezikian: Agresi di Minab Tak Akan Terhapus dari Ingatan Bangsa Iran
Aktualis.ID - Presiden Republik Islam Iran, Masoud Mezikian, mengutuk keras serangan brutal yang disebutnya dilakukan oleh agresor Amerika dan Zionis terhadap sebuah sekolah dasar perempuan di kota Minab. Dalam pernyataannya, ia menyebut insiden tersebut sebagai tindakan biadab yang menorehkan halaman hitam baru dalam catatan kejahatan para agresor di negeri itu.
Serangan yang menargetkan Sekolah Dasar Shajra Tayyaba di kota Minab dilaporkan mengakibatkan puluhan siswa menjadi korban, baik meninggal dunia maupun mengalami luka-luka. Peristiwa tragis ini mengguncang masyarakat setempat dan memicu gelombang duka di berbagai wilayah Iran.
Dalam pesan resminya, Presiden Mezikian menyampaikan bahwa tragedi memilukan tersebut telah melukai hati rakyat Iran dan seluruh orang-orang merdeka di dunia. Ia menegaskan bahwa serangan terhadap pusat-pusat sipil, terutama lembaga pendidikan, merupakan pelanggaran nyata terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Atas nama Tuhan para syuhada dan orang-orang benar,” demikian pembukaan pesan presiden yang sarat nuansa religius dan duka mendalam. Ia menekankan bahwa kemartiran puluhan siswa tak berdosa menjadi luka kolektif bagi bangsa.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak akan pernah terhapus dari ingatan sejarah bangsa Iran. Ia menyebut para pelaku sebagai agresor tanah ini yang catatan kejahatannya terus bertambah dari waktu ke waktu.
Presiden juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban. Ia menyatakan dirinya berbagi kesedihan berat ini dengan rakyat bangsawan Minab dan seluruh rakyat Iran.
Lebih lanjut, Mezikian menginstruksikan seluruh pusat bantuan dan fasilitas kesehatan untuk segera memprioritaskan penanganan korban luka. Ia meminta mobilisasi penuh semua sumber daya yang tersedia demi memastikan perawatan maksimal bagi para korban.
Instruksi tersebut mencakup keterlibatan semua pejabat terkait di wilayah tersebut. Presiden menekankan bahwa tidak boleh ada penundaan dalam pemberian layanan medis dan dukungan psikologis kepada korban dan keluarga mereka.
Tragedi di Minab ini disebut sebagai salah satu insiden paling memilukan yang menimpa lembaga pendidikan dalam beberapa waktu terakhir. Masyarakat setempat dilaporkan berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada para siswa yang gugur.
Berbagai kalangan di Iran mengecam keras serangan terhadap fasilitas sipil tersebut. Mereka menilai bahwa anak-anak dan sekolah seharusnya menjadi zona aman yang terbebas dari konflik dan kekerasan.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.