Rupiah Melemah ke Rp17.009 per Dolar AS pada Perdagangan Sore Ini
Faktor lain yang turut mempengaruhi pergerakan rupiah adalah dinamika harga komoditas global. Indonesia sebagai negara pengekspor komoditas sangat bergantung pada stabilitas harga di pasar internasional.
Jika harga komoditas utama mengalami penurunan, hal tersebut berpotensi mengurangi penerimaan devisa negara. Dampaknya, tekanan terhadap rupiah dapat meningkat.
Sebaliknya, apabila harga komoditas seperti batu bara, minyak kelapa sawit, dan nikel tetap tinggi, maka hal tersebut dapat membantu menopang nilai tukar rupiah.
Para pelaku pasar juga mencermati perkembangan data ekonomi Amerika Serikat dalam beberapa waktu ke depan. Data tersebut akan menjadi acuan penting bagi arah kebijakan moneter The Fed.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.