Kompleksitas pembuatan tenun Amanuban dari Pusu, Kampung Tilo ini tergambar jelas dari durasi pengerjaannya. Berdasarkan wawancara di lapangan, proses penenunan dilakukan secara konsisten dengan alokasi waktu menenun yang bertahap setiap harinya.
Artikel dari Yohanis Tuke
Proses perdamaian ini mempertemukan Ibu Berta Manu selaku pemilik sah lahan, Bapak Arison Gela yang sebelumnya berstatus terlapor, serta perwakilan keluarga dan pihak kepolisian. Mediasi ini mengklarifikasi posisi Arison Gela, yang ternyata terjebak dalam pusaran konflik akibat instruksi sepihak dari individu yang mengklaim lahan tersebut.
Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen tenaga pendidik dalam memberikan ruang ekspresi yang berkualitas guna memetakan potensi dan kreativitas peserta didik.
Status jalan yang terputus ini merupakan jalan provinsi, yang menjadi urat nadi perlintasan dari arah Polen maupun sebaliknya. Terputusnya akses ini melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat Desa Bosen secara signifikan.
Persoalan ini bermula dari tindakan seorang oknum dosen pengampu mata kuliah Strategi Pembelajaran PAK (Semester 4, Kelas J & I). Oknum tersebut diduga melontarkan makian kasar dengan sebutan binatang dan "manusia bodoh" kepada para mahasiswanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penggerebekan yang berujung pada aksi main hakim sendiri ini terjadi pada Kamis (23/4/2026). Insiden tersebut berlokasi di sebuah rumah milik warga berinisial YT, yang terletak di Desa Oepliki, Kecamatan Noebeba.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa berdarah ini terjadi pada Selasa (21/4/2026) siang, sekitar pukul 12.00 WITA. Insiden tersebut berlangsung tepat di depan kediaman mereka yang berlokasi di Desa Hoi, Kecamatan Oenino.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah dalam hal ini Bupati TTS, menegaskan bahwa program ini merupakan inisiatif Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional yang bersinergi dengan Perum Bulog. Bantuan ini dinilai krusial sebagai penopang sosial bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Kabar baik bagi dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Sebuah lembaga pendidikan baru, Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) To'is Taetimu, dipastikan akan segera berdiri di Desa Tublopo, Kecamatan Amanuban Barat. Kepastian ini lahir dari hasil musyawarah bersama antara Yayasan Taepinapah Indonesia dengan para tokoh dan