Ia menyebut bahwa alasan utama di balik sikap tertutup Iran adalah rasa takut terhadap konsekuensi politik dan keamanan di dalam negeri.
Selain itu, Pakistan juga memiliki hubungan historis dan budaya dengan Iran, yang dapat menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan antara pihak-pihak yang bertikai.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan menyebutnya sebagai bagian dari manipulasi informasi.
Wang mengatakan penggunaan kekuatan militer bukanlah jalan untuk menyelesaikan masalah, karena senjata hanya akan melahirkan kebencian baru dan menambah penderitaan, terutama bagi warga sipil.
Di tingkat global, bentrokan ini menarik perhatian luas dan memicu pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk menyerukan penghentian aksi militer.
Trump menyebut pemerintah Spanyol “bersikap buruk” terhadap Amerika Serikat. Pernyataan keras itu muncul di tengah perselisihan terkait kebijakan pertahanan dan penggunaan pangkalan militer di wilayah Spanyol.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan, pemerintah tidak menunggu situasi memburuk untuk bergerak. Ia mengaku telah memerintahkan Duta Besar RI di Teheran menyiapkan langkah evakuasi bagi WNI di wilayah terdampak.
Menurut Andina, serangan militer yang dilancarkan kedua negara telah memicu kecaman internasional dan meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan tersebut.
Dalam pernyataannya, Trump mendorong rakyat Iran untuk merebut kembali kendali pemerintahan mereka sendiri, melihat peluang perubahan rezim setelah hilangnya figur dominan seperti Khamenei.