Aksi itu digelar di tengah memanasnya situasi geopolitik Timur Tengah menyusul laporan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang disebut menewaskan Khamenei. Sejumlah pendukung PDP terlihat membawa poster Khamenei dan meneriakkan slogan-slogan protes.
Pemerintah Iran menegaskan bahwa pengembangan rudal hipersonik bersifat defensif. Mereka menyatakan teknologi ini dimaksudkan untuk mencegah ancaman eksternal dan menjaga stabilitas keamanan nasional.
Menurut Andina, serangan militer yang dilancarkan kedua negara telah memicu kecaman internasional dan meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan tersebut.
Khamenei menikah dengan Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh pada pertengahan 1960-an. Mansoureh lahir pada 23 Mei 1947 dan berasal dari keluarga religius di Mashhad. Pernikahan mereka menghasilkan enam anak, empat putra dan dua putri yang sebagian besar dikenal mempunyai peranan penting dalam sosial atau politik internal Iran.
Dalam pernyataannya, Trump mendorong rakyat Iran untuk merebut kembali kendali pemerintahan mereka sendiri, melihat peluang perubahan rezim setelah hilangnya figur dominan seperti Khamenei.
Pernyataan resmi tersebut menyebut Khamenei sebagai seorang “martir” yang gugur saat menjalankan tugas negara. Pemerintah menegaskan bahwa kematiannya akan menjadi titik awal kebangkitan baru dalam perjuangan melawan pihak-pihak yang mereka sebut sebagai penindas.
Penutupan wilayah udara itu dilakukan segera setelah muncul laporan mengenai serangan udara di sejumlah wilayah Iran, termasuk ibu kota, Teheran.
Dalam pernyataannya, Trump juga menyebut bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menghentikan pengembangan rudal jarak jauh dan mencegah kebangkitan kembali program nuklir Iran. Ia menilai kemampuan militer Iran, termasuk jaringan proksinya di kawasan Timur Tengah, selama ini telah mengancam pasukan AS, sekutu regional, serta jalur
Pemerintah Israel menyatakan serangan itu bersifat preventif untuk mengantisipasi ancaman yang dinilai berasal dari Iran. Otoritas di Tel Aviv mengklaim memiliki informasi intelijen terkait potensi serangan yang tengah dipersiapkan.