Insiden itu terjadi dalam rapat Subkomite Angkatan Bersenjata Senat AS. Seorang mantan marinir Amerika Serikat, Brian McGinnis, berdiri dari kursi pengunjung dan berteriak menentang kemungkinan keterlibatan militer AS dalam konflik yang berkaitan dengan Israel.
Selain itu, militer AS untuk pertama kalinya menggunakan rudal jarak jauh Precision Strike Missile dalam pertempuran. Sistem tersebut diklaim memberikan kemampuan serangan mendalam dengan presisi tinggi terhadap target strategis di wilayah Iran.
Dalam pidato televisi nasional, Sánchez menegaskan bahwa kebijakan negara itu dapat diringkas dalam empat kata: no to war (tidak untuk perang). Ia menekankan bahwa Spanyol tidak akan terlibat dalam sesuatu yang dianggap merusak dunia dan bertentangan dengan nilai-nilai serta kepentingan nasionalnya semata karena takut akan pembalasan.
Khamenei menikah dengan Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh pada pertengahan 1960-an. Mansoureh lahir pada 23 Mei 1947 dan berasal dari keluarga religius di Mashhad. Pernikahan mereka menghasilkan enam anak, empat putra dan dua putri yang sebagian besar dikenal mempunyai peranan penting dalam sosial atau politik internal Iran.
Dalam pernyataannya, Trump mendorong rakyat Iran untuk merebut kembali kendali pemerintahan mereka sendiri, melihat peluang perubahan rezim setelah hilangnya figur dominan seperti Khamenei.
Pernyataan resmi tersebut menyebut Khamenei sebagai seorang “martir” yang gugur saat menjalankan tugas negara. Pemerintah menegaskan bahwa kematiannya akan menjadi titik awal kebangkitan baru dalam perjuangan melawan pihak-pihak yang mereka sebut sebagai penindas.
Pemerintah Israel menyatakan serangan itu bersifat preventif untuk mengantisipasi ancaman yang dinilai berasal dari Iran. Otoritas di Tel Aviv mengklaim memiliki informasi intelijen terkait potensi serangan yang tengah dipersiapkan.