Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari Kremlin mengenai kabar tersebut. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov justru menolak berkomentar saat ditanya soal laporan yang menyebut Mojtaba berada di Moskow untuk berobat.
Jadi, bila diringkas secara akurat, bantuan yang sedang dicari AS dari pengalaman Ukraina saat ini lebih terkait penanganan drone serang murah seperti Shahed, sementara kebutuhan untuk menghadapi ancaman rudal yang lebih serius ikut mendorong pembicaraan soal pergeseran sistem Patriot.
Gangguan di Selat Hormuz menjadi pemicu utama perubahan itu. Reuters melaporkan lalu lintas kapal di jalur yang biasanya menangani sekitar seperlima pasokan minyak dunia turun tajam, sementara ratusan kapal sempat tertahan di sekitar kawasan tersebut. Dalam situasi itu, pembeli Asia mulai mencari pasokan yang lebih cepat tersedia dan tidak terlalu bergantung