AS Cari Bantuan Ukraina Hadang Rudal Iran, Rusia Buka Sinyal Siap Membantu Teheran

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

JAKARTA, Aktualis.ID – Eskalasi perang di Timur Tengah mulai menyeret aktor-aktor di luar kawasan ke dalam pusaran baru. Amerika Serikat dan sejumlah negara Teluk kini membahas kemungkinan memanfaatkan teknologi pertahanan dari Ukraina untuk menghadapi serangan udara Iran, sementara dari Moskow muncul sinyal bahwa Rusia dapat membantu Iran bila memang diminta. Dua perkembangan ini memperlihatkan bahwa konflik tak lagi sekadar benturan Iran dengan Israel dan AS, tetapi mulai membentuk peta dukungan lintas-front yang makin rumit.

Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Qatar sedang berdiskusi untuk memperoleh drone pencegat buatan Ukraina yang dinilai efektif untuk menjatuhkan drone bunuh diri Shahed milik Iran. Sumber yang dikutip Reuters menyebut sistem ini menarik karena murah dan sudah teruji di medan perang Ukraina, tempat Kyiv selama berbulan-bulan menghadapi gelombang serangan drone rancangan Iran yang dipakai Rusia. Dengan kata lain, pengalaman Ukraina melawan senjata buatan Iran kini justru sedang dipertimbangkan untuk membantu menghadang ancaman Iran di Timur Tengah.

Baca juga Sponsored / Suggested
Baca juga Sponsored / Suggested

Pada saat yang sama, Reuters juga melaporkan bahwa militer Amerika Serikat dan Korea Selatan membahas kemungkinan memindahkan rudal pencegat Patriot untuk mendukung kebutuhan perang Iran. Pembahasan ini menunjukkan bahwa kekhawatiran Washington bukan hanya pada drone, tetapi juga ancaman rudal yang lebih berat, termasuk rudal balistik, yang memerlukan lapisan pertahanan udara tingkat tinggi. Jadi, bila diringkas secara akurat, bantuan yang sedang dicari AS dari pengalaman Ukraina saat ini lebih terkait penanganan drone serang murah seperti Shahed, sementara kebutuhan untuk menghadapi ancaman rudal yang lebih serius ikut mendorong pembicaraan soal pergeseran sistem Patriot.

Isyarat keterlibatan Ukraina juga tidak datang dari ruang hampa. Associated Press melaporkan bahwa Ukraina sedang berdiskusi dengan negara-negara Timur Tengah soal cara menghadapi taktik drone Iran, berbekal pengalaman mereka selama perang melawan Rusia. Ini memperkuat kesan bahwa Kyiv kini dipandang bukan hanya sebagai penerima bantuan militer, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan tempur yang relevan bagi sekutu-sekutu Washington.

Like 1
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement