Anies Sentil Board of Peace: Perdamaian Kok Dipelopori Pelanggar Hukum Internasional?
Reuters melaporkan bahwa partisipasi Indonesia dalam inisiatif tersebut memicu kritik di dalam negeri, termasuk dorongan dari sebagian kelompok masyarakat agar Indonesia keluar—sementara pihak lain mendorong Indonesia memanfaatkan posisinya untuk menekan penghentian kekerasan.
Tempo juga memberitakan adanya desakan dari kalangan peneliti/akademisi agar Indonesia mempertimbangkan keluar dari BoP pasca eskalasi terbaru.
Anies menutup narasinya dengan pertanyaan moral-politik: apakah Indonesia akan menukar warisan diplomasi solidaritas dunia berkembang dengan simbol keikutsertaan pada forum perdamaian yang dinilai tidak konsisten dengan namanya.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.