Dari Medan Tempur ke Istana, Perjalanan Hidup Try Sutrisno Berakhir di Usia 90

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

Namanya kian dikenal saat dipercaya menjadi ajudan Presiden Soeharto pada 1974. Kedekatannya dengan Presiden kala itu membuat kariernya melesat, termasuk ketika ia dipercaya memimpin sejumlah komando daerah militer strategis.

Pada 1978, Try menjabat Kepala Staf KODAM XVI/Udayana sebelum kemudian menjadi Panglima KODAM IV/Sriwijaya. Di wilayah tersebut, ia dikenal aktif menekan kejahatan dan penyelundupan, sekaligus terlibat dalam kampanye pelestarian lingkungan di Sumatra.

Baca juga Sponsored / Suggested

Tahun 1982, ia diangkat sebagai Panglima KODAM V/Jaya di Jakarta. Dalam masa jabatannya terjadi Peristiwa Tanjung Priok 1984, insiden yang hingga kini menjadi salah satu catatan kelam dalam sejarah hubungan negara dan kelompok masyarakat sipil.

Kariernya terus menanjak ketika ia dipercaya menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat pada 1985, lalu Kepala Staf Angkatan Darat pada 1986. Dalam posisi tersebut, ia menggagas program tabungan perumahan bagi prajurit TNI AD.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement