Silpa Rp66,6 Miliar, DPRD: Pemkot Kupang Jangan Buru-Buru Klaim Berhasil
Istimewa Ai - Ilustrasi animasi
Karena itu, Fraksi PAN mendesak Pemkot Kupang untuk memaparkan secara rinci program-program prioritas yang tidak mencapai target beserta faktor-faktor penghambatnya, termasuk yang berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasa.
"Ke depan, pemerintah perlu merumuskan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program agar manfaat anggaran benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Tak hanya itu, pandangan Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya, Djuneidi Kana, mengingatkan bahwa peningkatan pendapatan daerah tidak otomatis mencerminkan keberhasilan kinerja pemerintah daerah.
Menurutnya, indikator keberhasilan sesungguhnya harus diukur dari dampak yang dirasakan masyarakat, seperti penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan dasar yang lebih baik, serta kesehatan fiskal daerah.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.