Yang paling menyita perhatian adalah dua video pendek yang muncul pada malam 25 Maret. Video pertama yang kemudian dihapus menampilkan rekaman ponsel mengarah ke bawah, memperlihatkan sepatu bot hitam dan suara perempuan yang bertanya, “It’s launching soon, right?”, lalu dijawab suara laki-laki di luar kamera.
Otoritas Penerbangan Sipil Umum UEA menyatakan penutupan tersebut diberlakukan hingga pemberitahuan selanjutnya, menyusul laporan adanya serangan balasan Iran terhadap fasilitas militer dan aset Amerika Serikat yang berada di wilayah UEA.
Sementara itu, Reuters menulis bahwa banyak negara Teluk kini justru mendesak Washington agar tidak menghentikan perang sebelum kemampuan militer Iran benar-benar dilumpuhkan. Menurut sejumlah sumber Teluk dan diplomat Barat-Arab, serangan Iran ke enam negara Teluk telah mengubah kalkulasi politik kawasan dan memperkuat desakan agar ancaman dari Teheran dine
Pezeshkian menyatakan perang tersebut, menurut versi Teheran, dipicu oleh “rezim Zionis” dan Amerika Serikat. Karena itu, ia menegaskan bahwa penyelesaian tidak cukup hanya dengan penghentian serangan, tetapi harus disertai pengakuan politik dan jaminan keamanan yang lebih luas bagi Iran.
Trump kemudian menegaskan bahwa hasil akhir yang ia inginkan adalah Iran menyerah, atau setidaknya dibuat tidak lagi berguna dari sisi kemampuan militer. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Gedung Putih masih mempertahankan garis keras terhadap Teheran di tengah eskalasi konflik yang terus berkembang.
Jadi, bila diringkas secara akurat, bantuan yang sedang dicari AS dari pengalaman Ukraina saat ini lebih terkait penanganan drone serang murah seperti Shahed, sementara kebutuhan untuk menghadapi ancaman rudal yang lebih serius ikut mendorong pembicaraan soal pergeseran sistem Patriot.
Dalam wawancara dengan Reuters, Trump mengatakan dirinya tidak pernah menyetujui kampanye iklan tersebut, bertolak belakang dengan keterangan Noem dalam sidang kongres yang menyebut presiden telah memberikan persetujuan.
Langkah ini dipertimbangkan sebagai upaya untuk mengurangi tekanan ekonomi yang meningkat akibat konflik regional yang melibatkan Iran dan meningkatnya biaya keamanan serta gangguan pada sektor energi di kawasan Teluk.
Di tingkat global, bentrokan ini menarik perhatian luas dan memicu pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk menyerukan penghentian aksi militer.
Aksi itu digelar di tengah memanasnya situasi geopolitik Timur Tengah menyusul laporan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang disebut menewaskan Khamenei. Sejumlah pendukung PDP terlihat membawa poster Khamenei dan meneriakkan slogan-slogan protes.