Perubahan ini diproyeksikan tidak hanya akan mengakhiri era tekanan akademik pada anak usia dini, tetapi juga mengubah total peta strategi para orang tua dalam mengamankan bangku di sekolah-sekolah unggulan.
Ketiga calon guru muda ini menyatakan bahwa pendidikan di NTT memiliki potensi besar dengan kekayaan budaya dan keragaman yang dimiliki. Namun, untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu, diperlukan komitmen nyata dari pemerintah mulai dari pusat hingga daerah, dukungan infrastruktur, penguatan kapasitas guru, dan penyelarasan kebijakan dengan kondisi lokal.
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar respons jangka pendek, melainkan bagian dari desain besar pembangunan pendidikan nasional. Fokusnya tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa data bukan sekadar angka administratif, tetapi fondasi utama agar kebijakan pendidikan betul-betul tepat sasaran.