Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar respons jangka pendek, melainkan bagian dari desain besar pembangunan pendidikan nasional. Fokusnya tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa data bukan sekadar angka administratif, tetapi fondasi utama agar kebijakan pendidikan betul-betul tepat sasaran.