Spanyol Bantah Klaim Gedung Putih soal Kerja Sama Militer terhadap Iran

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

Kisruh ini berakar dari ancaman Presiden Trump yang mengatakan akan memutus semua hubungan perdagangan dengan Spanyol setelah Madrid menolak permintaan militer AS. Trump bahkan mengecam Spanyol sebagai “sekutu yang buruk”, memperlihatkan retorika keras dalam perbedaannya dengan negara-negara NATO lain terkait dukungan terhadap operasi militer di Iran.

Respons dari Eropa bermunculan untuk mendukung posisi Spanyol. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Perancis Emmanuel Macron, dan pejabat Uni Eropa lainnya menegaskan pentingnya mempertahankan hubungan yang menghormati nilai-nilai bersama dan supremasi hukum internasional, serta posisi negara-negara anggota Uni Eropa dalam melindungi kepentingan mereka.

Baca juga Sponsored / Suggested
Baca juga Sponsored / Suggested

Pernyataan tegas Spanyol tidak hanya mendapatkan dukungan dari negara-negara Eropa tetapi juga mendapat pujian dari pemerintah Iran. Presiden Iran Masoud Pezeshkian memuji keputusan Madrid sebagai tindakan yang “bertanggung jawab dan menunjukkan bahwa etika serta kesadaran moral masih ada di barat”.

Namun, beberapa politikus di AS menanggapi pujian tersebut dengan kritik tajam. Seorang senator AS menilai dukungan Iran terhadap posisi Spanyol sebagai “alarm yang mengejutkan” dan mengkritik kebijakan Madrid.

Ribut diplomatik ini memperlihatkan pergeseran ketegangan transatlantik, ketika negara-negara Eropa semakin vokal menolak kebijakan militer sewenang-wenang tanpa mandat internasional. Selain isu Iran, hubungan AS–Spanyol sebelumnya juga memanas akibat perbedaan sikap atas konflik di Gaza dan target pengeluaran pertahanan dalam NATO.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement