Fasilitas Energi Jadi Target, Konflik Iran Ancam Ekonomi Global

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

Iran disebut-sebut semakin memperketat kontrol di selat tersebut, meningkatkan risiko gangguan distribusi energi secara besar-besaran. Hal ini langsung memicu kepanikan di pasar internasional.

Harga minyak mentah Brent melonjak drastis hingga menyentuh 118 dolar per barel, mencerminkan kenaikan lebih dari 60% sejak konflik dimulai. Kenaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar merespons ancaman pasokan dengan sangat serius.

Baca juga Sponsored / Suggested

Tidak hanya minyak, harga gas alam di Eropa juga mengalami lonjakan signifikan. Dalam sehari, harga meningkat sekitar 17% dan bahkan telah dua kali lipat dalam sebulan terakhir.

Di tengah situasi ini, negara-negara Teluk Arab menghadapi tekanan ganda: ancaman keamanan dan ketidakpastian ekonomi. Mereka kini berada di garis depan konflik yang berpotensi meluas.

Insiden di laut semakin memperburuk keadaan. Sebuah kapal dilaporkan terbakar di lepas pantai Uni Emirat Arab, sementara kapal lain mengalami kerusakan di dekat Qatar.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement