Sidang Nadiem Hari Ini Ungkap Ketegangan di Internal Kemendikbudristek

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

Fakta-fakta yang muncul hari ini membuat sidang Chromebook bergerak lebih jauh dari sekadar membahas hitungan kerugian negara. Persidangan mulai menyorot bagaimana proses kebijakan berjalan di level internal kementerian: apakah keputusan penting diambil melalui jalur birokrasi formal, atau justru lebih banyak dipengaruhi oleh orang-orang dekat menteri yang tidak berada dalam struktur eselon.

Dalam rangkuman perkembangan sidang, detik juga mencatat bahwa Fiona membantah dirinya menjadi “perpanjangan tangan” Nadiem. Ia menyebut tugas staf khusus sebatas memberi saran dan masukan sesuai bidang masing-masing, dan tidak semua pandangan yang disampaikannya selalu diketahui langsung oleh menteri. Namun, dari jalannya sidang hari ini, majelis hakim justru mendalami seberapa jauh pengaruh saran itu terhadap pejabat teknis di kementerian.

Baca juga Sponsored / Suggested

Perkara ini sendiri menjerat dua terdakwa, yakni Mulyatsyah dan Sri Wahyuningsih, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menurut jaksa menimbulkan kerugian negara sekitar Rp2,1 triliun, terdiri dari kemahalan harga laptop dan pengadaan CDM yang disebut tidak diperlukan atau tidak bermanfaat. Namun dalam sidang hari ini, sorotan publik tampak mulai bergeser: bukan hanya pada angka kerugian, melainkan juga pada kultur kekuasaan di balik kebijakan pendidikan digital saat itu.

Like 3
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement