Filipina Deklarasikan Keadaan Darurat Energi Nasional Akibat Konflik AS-Israel vs Iran
Menteri Energi Filipina menyatakan bahwa pemerintah sedang menjajaki opsi diversifikasi sumber impor minyak untuk mengurangi ketergantungan pada jalur yang terdampak konflik.
Selain itu, pemerintah menyiapkan cadangan energi nasional untuk memastikan pasokan bahan bakar tetap tersedia bagi sektor kritis, termasuk rumah sakit, pembangkit listrik, dan transportasi publik.
Para analis memperingatkan bahwa ketegangan yang berkelanjutan di Timur Tengah dapat menimbulkan gelombang ketidakstabilan ekonomi bagi negara-negara yang sangat bergantung pada impor minyak, termasuk Filipina.
Dalam beberapa minggu terakhir, harga minyak mentah global melonjak akibat risiko penutupan Selat Hormuz dan gangguan distribusi. Hal ini turut memengaruhi harga BBM, LPG, dan bahan bakar lainnya di Filipina.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.