Trump soal “Unconditional Surrender” Iran: Harus Menyerah atau Dilumpuhkan Secara Militer

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

Jakarta, Aktualis.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjelaskan bahwa yang ia maksud dengan unconditional surrender atau penyerahan tanpa syarat dari Iran adalah situasi ketika Teheran “mengaku kalah” atau tidak lagi mampu melanjutkan perlawanan secara militer. Pernyataan itu ia sampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai bentuk konkret dari tuntutan Washington terhadap Iran.

Saat ditanya, “Can you give us an idea of what unconditional surrender looks like to you? What do you want from Iran?”, Trump menjawab bahwa kondisi tersebut terjadi ketika Iran “cry uncle”, yang berarti mengaku kalah atau ketika mereka sudah tidak lagi sanggup bertempur. Ia juga menambahkan kemungkinan lain, yakni “tidak ada lagi orang yang tersisa untuk mengatakan menyerah,” seraya mengklaim bahwa kepemimpinan Iran telah berulang kali dilumpuhkan.

Baca juga Sponsored / Suggested
Baca juga Sponsored / Suggested

Trump kemudian menegaskan bahwa hasil akhir yang ia inginkan adalah Iran menyerah, atau setidaknya dibuat tidak lagi berguna dari sisi kemampuan militer. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Gedung Putih masih mempertahankan garis keras terhadap Teheran di tengah eskalasi konflik yang terus berkembang.

Sebelumnya, Trump juga telah menulis bahwa tidak akan ada kesepakatan dengan Iran selain “UNCONDITIONAL SURRENDER.” Dalam laporan Reuters, pernyataan itu dipandang sebagai sinyal bahwa Washington mengambil posisi maksimalis terhadap Teheran, bahkan membuka spekulasi mengenai dorongan perubahan kepemimpinan di Iran setelah konflik.

Like 1
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement