Presiden Prabowo Subianto meminta TNI, Polri, dan Kejaksaan introspeksi, mengingatkan bahwa pangkat dan fasilitas mereka dibiayai uang rakyat. Pesan integritas ini disampaikan di Jakarta.
Seorang hakim menyarankan jaksa untuk menelusuri potensi pencucian uang senilai Rp 4,8 triliun yang disebut-sebut terkait dengan Nadiem Makarim, memicu sorotan.