Bali Jadi Pusat Finansial Internasional, Airlangga Jelaskan Alasan
Redaksi - Pemerintah Tetapkan Bali Pusat Finansial Internasional, Airlangga Jelaskan Alasan
Jakarta, Aktualis.ID - Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan Provinsi Bali sebagai pusat finansial internasional. Keputusan strategis ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta kemarin, Sabtu, 11 Juli 2026, yang menegaskan langkah pemerintah dalam memperkuat posisi ekonomi nasional di kancah global.
Airlangga menjelaskan bahwa pemilihan Bali didasarkan pada potensi pariwisata yang kuat, infrastruktur yang memadai, serta lingkungan yang kondusif untuk menarik investasi dan talenta global. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan devisa negara melalui sektor jasa keuangan.
"Bali memiliki daya tarik unik yang tidak hanya dikenal sebagai destinasi pariwisata dunia, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi hub keuangan. Infrastruktur yang sudah ada, seperti bandara internasional dan fasilitas pertemuan kelas dunia, menjadi modal awal yang kuat," ujar Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, kemarin.
Menurut Airlangga, pemerintah akan menyiapkan regulasi khusus dan insentif fiskal untuk mendukung pengembangan Bali sebagai pusat finansial. Hal ini mencakup kemudahan perizinan, fasilitas perpajakan, serta lingkungan hukum yang stabil untuk menarik lembaga keuangan internasional dan investor.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.