Istana Tetapkan Kriteria "Merah Putih" untuk Calon Gubernur BI Baru

Jakarta, Aktualis.ID - Istana Kepresidenan hari ini, Minggu (02/08/2026), menegaskan kriteria "Merah Putih" sebagai syarat mutlak bagi calon Gubernur Bank Indonesia (BI) berikutnya. Penekanan ini disampaikan oleh Koordinator Staf Khusus Presiden, Dr. Budi Santoso, di Jakarta, menyusul berakhirnya masa jabatan Gubernur BI saat ini pada bulan depan. Kriteria ini bertujuan memastikan kepemimpinan BI yang berpihak penuh pada kepentingan ekonomi nasional.

Dr. Santoso menjelaskan bahwa "Merah Putih" bukan sekadar slogan, melainkan filosofi yang menuntut calon pemimpin BI memiliki pemahaman mendalam tentang dinamika ekonomi domestik, serta keberanian untuk mengambil kebijakan yang mengutamakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah gejolak global. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi nama-nama yang beredar di publik untuk posisi strategis tersebut.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

"Kami membutuhkan sosok yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa 'Merah Putih' yang kuat. Ini berarti komitmen tak tergoyahkan untuk menjaga kedaulatan ekonomi bangsa, tidak mudah terpengaruh tekanan eksternal, dan selalu menempatkan kesejahteraan rakyat di atas segalanya," ujar Dr. Budi Santoso kepada awak media di Kompleks Istana Negara.

Kriteria ini disinyalir sebagai respons terhadap perdebatan panjang mengenai independensi Bank Indonesia dan sejauh mana kebijakan moneter harus selaras dengan agenda pembangunan pemerintah. Beberapa kalangan menilai, penekanan pada "Merah Putih" ini dapat diartikan sebagai upaya untuk memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter, namun di sisi lain memunculkan pertanyaan tentang potensi intervensi politik terhadap independensi bank sentral.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement