Komdigi Ungkap Modus Judi Online Targetkan Petani & IRT dengan Imbalan Rekening Penampung
Jakarta, Aktualis.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) hari ini, Rabu, 15 Juli 2026, mengungkapkan modus operandi baru yang digunakan oleh sindikat judi online. Para pelaku menargetkan kelompok rentan seperti petani dan ibu rumah tangga (IRT) di berbagai daerah di Indonesia, menawarkan imbalan antara Rp100 ribu hingga Rp500 ribu untuk membuka rekening bank yang kemudian disalahgunakan sebagai rekening penampung dana judi online. Modus ini teridentifikasi sebagai upaya untuk menyamarkan jejak transaksi keuangan ilegal dan menghindari deteksi aparat penegak hukum.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Komdigi, Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan bahwa penawaran tersebut dilakukan secara langsung maupun melalui perantara di pedesaan. "Mereka memanfaatkan kebutuhan ekonomi masyarakat, terutama di daerah pedesaan, dengan iming-iming uang tunai yang relatif besar bagi sebagian warga," ujar Semuel dalam konferensi pers di Jakarta. Rekening-rekening ini, lanjutnya, digunakan untuk menerima dan mendistribusikan dana dari aktivitas judi online sebelum ditarik atau ditransfer ke rekening lain yang lebih sulit dilacak.
Pengungkapan ini merupakan hasil dari pemantauan intensif Komdigi terhadap pola transaksi mencurigakan yang terhubung dengan situs-situs judi online yang telah diblokir. Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam pembukaan rekening baru oleh individu yang sebelumnya tidak memiliki riwayat transaksi besar, namun tiba-tiba menjadi perantara aliran dana dalam jumlah fantastis.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menambahkan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Komdigi dan perbankan untuk menindaklanjuti temuan ini. "Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran yang mencurigakan. Pembukaan rekening untuk tujuan ilegal dapat menyeret pemilik rekening ke dalam jerat hukum sebagai pelaku pencucian uang," tegas Irjen Sandi secara terpisah. Ia juga mengingatkan bank untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pembukaan rekening baru dengan pola yang tidak wajar.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.