Matahari di Atas Ka'bah Terjadi Rabu-Kamis, Kemenag Imbau Umat Muslim Cek Arah Kiblat

Seorang ahli astronomi Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Ahmad Izzuddin, menambahkan bahwa metode ini telah digunakan sejak zaman dahulu. "Ini adalah metode tradisional yang sangat efektif dan akurat. Dengan teknologi modern sekalipun, metode bayangan ini tetap menjadi rujukan dasar yang valid. Pastikan benda yang digunakan benar-benar tegak lurus dan permukaan dasarnya rata," kata Prof. Ahmad Izzuddin saat dihubungi hari ini, Jumat (17/7).

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga
Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement