Pemerintah: Antrean BBM di SPBU Akibat Panic Buying, Janji Terurai dalam 1-2 Hari
Jakarta, Aktualis.ID - Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) terpantau di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai kota besar Indonesia sejak kemarin, Jumat (17/7/2026), hingga hari ini, Sabtu (18/7/2026). Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan kondisi ini disebabkan oleh "panic buying" masyarakat dan berjanji situasi akan terurai dalam satu hingga dua hari ke depan.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Bapak Arifin Wijaya, menjelaskan bahwa pasokan BBM nasional dalam kondisi aman dan tidak ada kelangkaan. Peningkatan pembelian secara drastis oleh konsumen dalam waktu singkat menjadi pemicu utama antrean yang terlihat di lapangan.
"Kami memantau adanya lonjakan pembelian yang tidak biasa di beberapa wilayah. Ini bukan karena kelangkaan pasokan, melainkan respons berlebihan dari masyarakat yang khawatir. Stok BBM kita sangat mencukupi untuk kebutuhan nasional," ujar Arifin Wijaya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/7/2026) malam. Ia menambahkan, Pertamina telah diinstruksikan untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
Di Jakarta, antrean kendaraan roda empat dan roda dua terlihat mengular hingga ke badan jalan di beberapa SPBU, seperti di kawasan Fatmawati dan Daan Mogot. Petugas kepolisian setempat dikerahkan untuk mengatur lalu lintas guna mencegah kemacetan lebih lanjut.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.