Satu Personel TNI AD Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Madiun, Aktualis.ID - Seorang personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) gugur hari ini, Kamis (16/7/2026), menyusul ledakan hebat yang terjadi di gudang amunisi milik Batalyon Infanteri 511/Dibyantara (Yonif 511/DY) di Madiun, Jawa Timur. Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Korban, yang diidentifikasi sebagai Prajurit Satu (Pratu) Ananta Wijaya, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka bakar serius dan trauma ledakan. Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan intensif oleh tim gabungan dari Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI dan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur). Ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur gudang dan beberapa bangunan di sekitarnya.
Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Budi Santoso, menyatakan duka cita mendalam atas insiden ini. "Kami sangat berduka atas gugurnya Pratu Ananta Wijaya dalam insiden ini. Beliau adalah prajurit terbaik yang selalu berdedikasi. Saat ini, tim investigasi sedang bekerja keras untuk mengungkap penyebab pasti ledakan," ujar Mayor Jenderal Budi Santoso dalam konferensi pers di Madiun siang ini.
Ledakan yang terjadi sangat kuat, bahkan getarannya dirasakan hingga radius beberapa kilometer dari lokasi. Warga sekitar gudang amunisi panik dan berhamburan keluar rumah. "Suaranya sangat keras, seperti gempa. Kami langsung lari keluar rumah. Ada asap tebal membumbung tinggi," kata Ibu Sumiati, salah seorang warga yang tinggal sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.